Cara Praktis belajar bahasa inggris

Cara Praktis belajar bahasa inggris
Sebelum mulai membaca, anda perlu tahu bahwa: Belajar bahasa Inggris memerlukan aksi. Anda mungkin saja sudah mengetahui tips belajar bahasa Inggris, tetapi jika Anda tidak mulai melaksanakannya, itu berarti Anda tidak akan mencapai keberhasilan apapun.
Oleh karena itu metode ini tidak hanya dibaca saja; tetapi juga dibaca dan dilaksanakan.
Anda memerlukan dua hal untuk belajar bahasa Inggris dengan baik yaitu
1. Passion dan
2. Metoda belajar yang efektif – dan yang paling penting adalah passion (daya tarik).
Mengapa? Karena passionlah yang membuat kamu ingin belajar bahasa Inggris; sedangkan metoda belajar hanya memberitahu Anda mengerti bagaimana melaksanakannya dengan lebih cepat.
Jika Anda mencintai belajar bahasa Inggris maka:
• Anda akan belajar secara teratur
• Menghabiskan waktu lebih banyak untuk belajar bahasa Inggris.
• Belajar bahasa Inggris akan menjadi lebih mudah. Hal ini bisa terjadi karena otak Anda mudah mengingat informasi mengenai hal-hal yang Anda sukai. (Contohnya, beberapa orang yang suka pelajaran sejarah akan mengetahui segala hal tentang Perang Dunia II. Jika Anda meminta “seorang biasa” untuk mengingat semua fakta-fakta ini, mereka akan kesulitan mengigatnya).
Kami tahu bahwa Anda mungkin tidak suka belajar bahasa Inggris. Dan bahkan walaupun Anda menyukainya, kadang-kadang Anda tidak ingin mempelajarinya. Inilah cara psikologi manusia bekerja – kadang-kadang kita begitu malas, bosan dan lelah sehingga kita tidak ingin apapun sekalipun kita menyukai hal-hal tersebut.

• Berbicaralah kepada siapa saja tentang bahasa Inggris. Ini adalah metoda yang sederhana, tetapi sangat efektif.
• Temukan teman yang juga belajar bahasa Inggris. Jika Anda dapat menemukan seseorang yang belajar bahasa Inggris dan berada pada ketrampilan yang sama, Anda akan berada pada situasi yang baik sekali:
1. Anda dapat mencari seseorang yang bisa diajak berbicara dalam bahasa Inggris.
2. Percakapan dalam bahasa Inggris akan meningkatkan minat Anda dalam berbahasa Inggris.
3. Belajar akan menjadi lebih mudah, karena Anda bisa mendiskusikan masalah Anda dengannya.
4. Anda akan belajar lebih banyak tentang bahasa Inggris, karena Anda ingin menjadi lebih baik dari pada teman Anda. Anda harus bertemu dengan teman Anda secara teratur. Idealnya dia sebaiknya tinggal dekat dengan Anda, pergi ke sekolah yang sama. Jika Anda benar-benar tidak dapat menemukan seorangpun yang ingin belajar bahasa Inggris, Anda bisa mencoba menemukan seseorang dengan menggunakan e-mail. Ini adalah solusi yang kurang begitu efektif: percakapanmu akan lebih sedikit, dan sulit untuk berkompetisi dengan seseorang yang tidak begitu mengenal Anda.
• Belajar bahasa Inggris adalah investasi untuk masa depan. Jika Anda menghabiskan uang untuk sesuatu yang berharga maka Anda ingin menggunakannya. Contohnya, jika Anda membeli raket tenis yang mahal maka Anda akan pergi bermain tenis setiap hari. Hal ini berlaku pula dengan bahasa Inggris. Jika Anda ingin meningkatkan keinginan Ada belajar bahasa Inggris maka investasikanlah uang Anda untuk belajar bahasa Inggris.
5. Mendengarkan musik. Sekarang saya akan menyampaikan beberapa tips yang semoga bisa bermanfaat buat kamu dalam mempelajari bahasa Inggris lewat lagu:
1. Pilih lagu yang kamu sukai dan tentu saja penyanyinya juga lah.
2. Pilih lagu yang slow aja. Kenapa? Karena biasanya lagu slow lebih mudah ditangkep kata-katanya, cari juga lagu yang gak terlalu keras musik pengiringnya.
3. Cari teksnya, tetapi terlebih dahulu coba kamu dengerin dan tebak lirik lagunya, ini akan melatih logika bahasa dan listening kamu secara otomatis. Setelah kamu coba bikin lirik kamu coba cocokin sama lirik lagu yang sudah kamu peroleh. Cocok? Bagus. Kamu bisa cari lirik lagu di internet, caranya: googling aja pake keyword “lyrics “.
4. Coba ikut menyanyikan semirip mungkin dengan penyanyinya, hal ini akan melatih pronounciation kamu.
5. Kalau nemu kata-kata yang kamu gak ngerti, langsung cari di kamus, dan pake sesering mungkin dalam praktek ngomong. Biasanya lirik lagu diambil dari kata-kata yang sering dipakai, jadi kamu mestinya bisa mencoba mempraktekkannya sehari-hari. Kalau kamu ndak ada kesempatan praktek, coba aja buat kalimat sendiri dalam hati kamu. Hal ini akan membantu kamu dalam mengingat kata-kata baru tersebut lho. Nah dari sini, mustinya vocab kamu makin baik.
6.Terakhir, usahain jangan beli bajakan, biar kualitas suaranya bagus dan gak bikin kuping sakit.

Panduan Berbahasa Inggris/Tips Tata Bahasa
Salah satu tips belajar tata bahasa Inggris adalah sebagai berikut
1. Ambil kalimat dalam bahasa Inggris
2. Hapalkan kalimat tersebut
3. Pikirkan kalimat tersebut secara berulang kali
Dengan menggunakan cara ini, kita dapat belajar bahwa suatu kalimat disusun dari SUATU struktur dan bukan dari struktur YANG LAIN. Dari pengamatan terhadap kalimat tersebut, kita dapat menggali lebih dalam apa yang ada pada kalimat tersebut dan apa yang tidak ada di kalimat tersebut.
Sebagai contoh kalimat di bawah ini diambil secara acak dari bbc.com:
“At least one policeman was injured in the explosion which happened when security forces were patrolling in the port city of Trincomalee”

Dari kalimat di atas kita dapat belajar
• bahwa penulisan yang benar adalah patrolling (dengan 2 L) dan bukan patroling (dengan 1 L)
• TIDAK dikatakan “which was happening when security forces were patrolling” karena alasan tertentu
• dituliskan “one policeman” dan bukan “1 policeman” karena alasan tertentu
• alih-alih hanya dituliskan “in Trincomalee”, di situ ditambahkan informasi dengan mengatakan “in the port city of Trincomalee”. Dengan demikian kita juga dapat menggunakan struktur yang sama untuk tujuan yang lain, misal “I studied in the small town of Magelang” sebagai pengganti “I studied in Magelang, which is a small town” yang lazim kita gunakan.
Dalam menulis dalam bahasa Inggris, terutama untuk bidang akademik, kita perlu menggunakan tata bahasa (grammar) yang baku, seperti halnya penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan. Meskipun demikian dalam realita, terutama untuk percakapan sehari-hari, grammar tidaklah diutamakan. Peletakan kata yang terbolak-balik masih dapat dimaklumi, selama kata kunci (keywords) diucapkan, dan kalimat masih dapat dimengerti lawan bicara. Misal: I want to sit on that chair; On that chair I want to sit. Ini mirip penggunaan bahasa Indonesia oleh para serdadu Belanda jaman perang dahulu (Saya mau duduk di situ; Di situ saya mau duduk; Mau duduk di situ saya; Duduk di situ saya mau).
Penekanan pada ‘kata kunci’ (keywords) juga jadi trik utama dalam upaya mendengarkan percakapan dalam bahasa Inggris (listening). I want to sit on that chair. Perhatikan kata I, sit, chair.

GAYA BELAJAR

Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Gaya belajar ini terbentuk dari lingkungan dan kebiasaan kita sehari-hari. Jika kita mengenal gaya belajar kita, maka kita bisa memilih strategi belajar yang efektif, yang disesuaikan dengan gaya belajar kita masing-masing.

”Auditory learners”. Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar dengan mendengarkan, maka kita memiliki gaya belajar ”auditory.” Jika ini gaya belajar kita, maka kita bisa memperbanyak porsi belajar dengan mendengarkan, misalnya mendengarkan kaset-kaset pelajaran bahasa Inggris, lagu-lagu favorit kita, ataupun berita, pidato dalam bahasa Inggris. Kita juga bisa mendengarkan percakapan-percakapan dalam bahasa Inggris di film-film favorit yang kita tonton di bioskop, televisi, ataupun VCD. Dengarkan ucapan, ungkapan yang digunakan, perhatikan konteks ataupun situasi di mana kata-kata ataupun ungkapan tersebut digunakan. Lakukan hal ini berulang-ulang maka kita akan bertemu dengan ungkapan serupa yang dapat kita latih secara berkala, sehingga kita bisa makin mahir mengucapkan dan menggunakannya.

”Visual learners”. Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar melalui input visual (gambar, tulisan), maka kita memiliki gaya belajar ”visual”. Banyak sekali strategi yang bisa kita lakukan. Kita bisa membaca artikel-artikel dalam bahasa Inggris yang kita anggap penting, dan menarik di surat kabar, majalah, ataupun internet, untuk kemudian kita coba ceritakan kembali dengan kata-kata yang kita susun sendiri, baik dalam bentuk tulisan ataupun dalam bentuk ucapan. Kita bisa juga membaca dan mempelajari contoh surat, proposal, brosur yang sering kita temui dalam melakukan pekerjaan kita.

Untuk mencoba memahami suatu konsep abstrak, kita bisa menggambarkannya dalam bentuk visual: ”flow chart”, tabel, ataupun bentuk-bentuk visual lainnya.

”Kinesthetic learners”. Jika kita lebih suka belajar dengan melakukan sesuatu atau bergerak, maka kita bisa belajar dengan menggunakan komputer (di mana kita harus menekan tombol di keyboard, atau mouse), sehingga kita tidak cepat bosan. Kita bisa juga bergabung dengan perkumpulan-perkumpulan bahasa Inggris (English Club) yang memiliki banyak kegiatan dan permainan yang melibatkan gerakan. Yang juga bisa kita lakukan adalah belajar dengan menulis (menggerakkan tangan untuk menulis), atau mencoba memahami sebuah kata atau ungkapan dengan membayangkan gerakan yang bisa diasosiasikan dengan arti kata-kata tersebut.

Setiap orang bisa memiliki lebih dari satu gaya belajar (misalnya auditory dan visual, atau visual dan kinesthetic). Apa pun gaya belajar kita, jika kita sudah mengenalnya, bisa kita cari dan terapkan strategi belajar yang disesuaikan dengan gaya belajar tersebut agar hasilnya bisa lebih efektif.

Bahasa Inggris Grammar – Sebuah Pengantar
At its core, the term grammar refers to either the inherent structure of words and sentences (morphology and syntax respectively) in a language; or to the study and description of this structure, published as grammar rules in books about the language. Pada intinya, tata bahasa istilah mengacu baik yang melekat struktur kata dan kalimat (morfologi dan sintaksis masing-masing) dalam suatu bahasa, atau untuk mempelajari dan deskripsi struktur ini, diterbitkan sebagai aturan tata bahasa dalam buku-buku tentang bahasa. Other approaches include more topics under the term grammar: orthography (spelling, punctuation and capitalization), semantics (word meanings), phonetics and phonology (sounds) and pragmatics (language use in context). pendekatan lainnya termasuk topik yang lebih dalam istilah tata bahasa: ortografi (ejaan, tanda baca dan kapitalisasi), semantik (makna kata), fonetik dan fonologi (suara) dan pragmatik (penggunaan bahasa dalam konteks).
We unconsciously use grammar all the time when we use language for speaking, listening, reading and writing. Kami sadar menggunakan tata bahasa sepanjang waktu ketika kita menggunakan bahasa untuk berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis. If we want to improve our English language abilities, there is no escape from addressing grammar issues. Jika kita ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kami, tidak ada jalan keluar dari masalah tata bahasa menangani. WhiteSmoke’s all-in-one grammar software helps you take care of your grammar needs as you write your texts so you actually learn from your own ongoing practice. -Satu WhiteSmoke all-in perangkat lunak tata bahasa membantu Anda mengurus kebutuhan tata bahasa Anda saat Anda menulis teks Anda sehingga Anda benar-benar belajar dari praktek sendiri berlangsung Anda. Featuring an advanced grammar checker, an innovative contextual spell checker, and patented text enrichment , you can be sure that your writing is grammatically correct. Ditambah fitur grammar checker maju, sebuah spell checker kontekstual yang inovatif, dan teks dipatenkan pengayaan , Anda dapat yakin bahwa tulisan Anda adalah tata bahasa yang benar.
Grammar explains how the language should be structured, using various categories. Grammar menjelaskan bagaimana bahasa harus terstruktur, dengan menggunakan berbagai kategori. Number refers to formation of singular and plural nouns and other parts of the sentence that have to agree with number (eg child Vs. children ) whereas Gender, a category hardly existent in English, but alive in German, regards the differences between masculine ( der Löffel, spoon) feminine ( die Gabel, fork) or even neuter ( das Messer , knife) nouns and how these affect other words in a properly phrased sentence. Nomor mengacu pada pembentukan kata benda tunggal dan jamak dan bagian lain kalimat yang harus setuju dengan nomor (misalnya Vs anak anak-anak.) Sedangkan gender, kategori hampir tidak ada dalam bahasa Inggris, tapi hidup dalam bahasa Jerman, menganggap perbedaan antara maskulin (der Löffel, sendok) feminin (Gabel mati, garpu) atau bahkan netral (das Messer, pisau) kata benda dan bagaimana ini mempengaruhi kata lain dalam kalimat diutarakan dengan benar. Tense and aspect treat the formation of verbs, from the English I write – She writes ; We write – We are writing distinctions, all the way to far more elaborate verb conjugation systems of other languages. Tegang dan memperlakukan aspek pembentukan verba, dari bahasa Inggris saya tulis – Dia menulis; Kami menulis – Kami menulis pembedaan, semua cara untuk jauh konjugasi kata kerja sistem yang lebih rumit dari bahasa lain. A grammatical category or element never stands alone as it influences all other parts of the structural system of a language. Sebuah kategori gramatikal atau elemen tidak pernah berdiri sendiri karena hal itu mempengaruhi semua bagian lain dari sistem struktur bahasa.
Grammar topics are usually sorted in books into word grammar and sentence grammar. topik Grammar biasanya diurutkan dalam buku-buku ke dalam tata bahasa kata dan tata bahasa kalimat. Word grammar sections are further divided according to the different parts of speech – content words, containing verbs, nouns, adjective and adverbs; and structure words, containing determiners, pronouns, prepositions, conjunctions and interjections. bagian tata bahasa Word selanjutnya dibagi sesuai dengan bagian yang berbeda dari pidato – kata isi, mengandung kata kerja, kata benda, kata sifat dan kata keterangan, dan kata-kata struktur, penentu mengandung, kata ganti, preposisi, konjungsi dan Kata seru. Sentence grammar relates to the construction of phrases, clauses and full sentences, all the way up to paragraphs and full texts. Kalimat tata bahasa berkaitan dengan pembangunan frase, klausa dan kalimat penuh, semua jalan sampai ke paragraf dan teks penuh.
English Grammar: Then and Now Bahasa Inggris Grammar: Lalu dan Sekarang
Nowadays, there are modern approaches to grammar, which bring it alive and relate it to our real life, outside of outdated grammar books containing endless lists of grammar rules . Saat ini, ada pendekatan modern untuk tata bahasa, yang membawanya hidup dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata kita, di luar buku tata bahasa usang yang berisi daftar yang tak ada habisnya aturan tata bahasa . The older prescriptive grammar approach, used to have students theoretically analyze sentences for correctness in literary and religious texts, as if they were training to become linguists. Pendekatan tata bahasa yang lebih tua preskriptif, digunakan untuk memiliki siswa secara teoritis analisis kalimat untuk pembenaran dalam teks-teks sastra dan agama, seolah-olah mereka pelatihan untuk menjadi ahli bahasa. This was based along the lines of the traditional approach to the instruction of ancient Latin and Greek, which were not even used in speech in the Middle-Ages onwards. Hal ini didasarkan sepanjang garis dari pendekatan tradisional dengan instruksi dari Latin dan Yunani kuno, yang bahkan tidak digunakan dalam pidato di Abad-Tengah dan seterusnya. The purpose was preserving the formal standard usage of these languages while treating grammar as a theoretically isolated area of study. Tujuannya adalah menjaga standar formal penggunaan bahasa ini sementara memperlakukan tata bahasa sebagai daerah terisolasi secara teoritis studi.
This is now supplemented by the descriptive approach that looks at how people actually use grammar in real life conversations and texts using modern living languages. Ini kini dilengkapi dengan pendekatan deskriptif yang terlihat pada bagaimana orang benar-benar menggunakan tata bahasa dalam percakapan kehidupan nyata dan teks menggunakan bahasa kehidupan modern. It acknowledges language change and various styles as acceptable, resulting in more than one way of saying things. Ia mengakui mengubah bahasa dan berbagai gaya diterima, menghasilkan lebih dari satu cara untuk mengatakan sesuatu. Pedagogical grammar for language learning purposes teaches only those grammar rules relevant to successful practical communication themes like shopping, looking for a job or opening up a business. Pedagogical tata bahasa untuk bahasa tujuan belajar hanya mengajarkan aturan tata bahasa yang relevan dengan tema-tema komunikasi praktis sukses suka belanja, mencari pekerjaan atau membuka bisnis. For example, the uses of the present perfect ( I have worked as… ) for indefinite past events or events going from past to present are geared towards speaking about former work experience either during a spoken job interview or in a written letter of job application. Sebagai contoh, penggunaan saat ini yang sempurna (Saya telah bekerja sebagai …) untuk peristiwa masa lalu tidak terbatas atau acara pergi dari masa lalu sampai sekarang diarahkan untuk berbicara tentang pengalaman kerja mantan baik selama wawancara pekerjaan diucapkan atau dalam surat yang ditulis dari pekerjaan aplikasi. Alternatively, perfect modal forms are used for a hypothetical discussion of alternative consequences to past actions ( could have done ) or the expression of regrets on what may/should have been . Atau, bentuk-bentuk modal sempurna digunakan untuk pembahasan hipotetis konsekuensi alternatif untuk tindakan masa lalu (bisa melakukan) atau ekspresi menyesal pada apa yang mungkin / seharusnya.
Grammar is therefore now seen, not merely as theory, but as an enabling tool for authentic language practice. Grammar Demikianlah sekarang terlihat, bukan hanya sebagai teori, tetapi sebagai alat yang memungkinkan untuk latihan bahasa otentik. As some rules still need to be taught formally, a balanced combination of all the approaches is the solution for using grammar effectively. Seperti beberapa aturan masih perlu diajarkan secara formal, kombinasi seimbang dari semua pendekatan adalah solusi untuk menggunakan tata bahasa secara efektif. For improving your English writing, WhiteSmoke English writing software ingeniously enriches your text after comparing it to millions of texts produced by our users worldwide and does not merely judges it based on an old-fashioned adherence to certain rules. Untuk meningkatkan menulis dalam bahasa Inggris Anda, WhiteSmoke bahasa Inggris menulis perangkat lunak cerdik memperkaya teks Anda setelah membandingkannya dengan jutaan teks yang dihasilkan oleh pengguna kami di seluruh dunia dan tidak hanya hakim itu didasarkan pada kepatuhan bergaya tua untuk aturan-aturan tertentu. It is not to be understood that grammar is less important today than how it may have been perceived before. Hal ini tidak dapat dipahami bahwa tata bahasa kurang penting saat ini daripada bagaimana mungkin telah dirasakan sebelumnya.
Whereas spoken language or literary dialogue may tolerate numerous grammar mistakes as part of a person or cultural group’s individual style, written language of expository articles, business documents and of course academic texts must adhere to conventional grammar and style. Sedangkan bahasa lisan atau dialog sastra dapat mentolerir kesalahan tata bahasa banyak sebagai bagian dari seseorang atau kelompok individu gaya budaya itu, bahasa tertulis dari artikel ekspositoris, dokumen bisnis dan tentu saja naskah akademik harus sesuai dengan tata bahasa dan gaya konvensional. Generally speaking, written language is more formal in both form and content than spoken language. Secara umum, bahasa tertulis lebih formal baik dalam bentuk dan isi daripada bahasa lisan. Consequently, “She doesn’t want to do nothing” (double negative) may qualify for informal coffee table chats, but not for a written letter of complaint about a worker or service provider. Akibatnya, “Dia tidak ingin melakukan apa-apa” (double negatif) mungkin memenuhi syarat untuk chatting meja kopi informal, tetapi tidak untuk surat tertulis dari keluhan tentang penyedia pekerja atau jasa. The conventional practice of avoiding double negatives in writing would therefore call for “She does not want to do anything.” Praktek konvensional untuk menghindari negatif ganda secara tertulis karena itu akan menyerukan “Dia tidak ingin melakukan apa pun.”

About madinaid
it consultan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: